paket travel umrah haji ramadhan 2016 jakarta
Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Haji » Calhaj asal Kota Kupang Sebanyak 48 Orang Berdokumen Palsu

Calhaj asal Kota Kupang Sebanyak 48 Orang Berdokumen Palsu

(294 Views) August 26, 2016 8:14 am | Published by | Comments Off on Calhaj asal Kota Kupang Sebanyak 48 Orang Berdokumen Palsu
domunen palsu jamaah haji kupang

KTP sebagai Dokumen Wajib

Travelhajiumroh.web.id — Sebanyak 48 orang Calhaj asal Kota Kupang diduga menggunakan dokumen berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) palsu untuk mengurus semua dokumen persyaratan perjalanan haji di musim haji tahun 2016 ini.

“Disebut palsu karena KTP yang dimiliki adalah KTP palsu soalnya yang bersangkutan bukan warga Kota Kupang tetapi merupakan warga Surabaya dan Makassar,” ungkap Jonas Salean, Wali Kota Kupang, di Kupang, pada hari Kamis (25/8).

Untuk kepentingan pembuktiannya, mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu mengaku lagi melakukan investigasi di sejumlah instansi terkait seperti Kantor Kemenag Kota Kupang serta Dinas Kependudukan Kota Kupang.

Dia mengaku hal itu terungkap saat seremoni pelepasanCalhaj asal Kota Kupang di Gedung Kantor Wali Kota, Selasa (23/8).

Saat itu, 48 calon jamaah haji itu tak hadir dengan dibuktikan tidak kebagian kartu pemeriksaan kesehatan yang harusnya dipegang masing-masing Calhaj. “Setelah kita selidiki ternyata 48 orang calon jamaah haji itu berdomisili di Surabaya dan Makassar,” katanya.

Sebanyak 48 orang Calhaj itu menggunakan KTP Kota Kupang secara ilegal untuk bisa disisip dalam daftar peserta keberangkatan haji di musim haji tahun 2016 ini. “Hal itulah yang masih sedang kita teliti,” kata Jonas menerangkan.

Jonas mengaku sangat kecewa dengan adanya jaringan permainan ini yang sudah memangkas kesempatan para warga Kota Kupang sesungguhnya untuk berhaji di musim haji tahun 1437 Hijriah atau tahun 2016 masehi ini.

“Kasihan kan saudara-saudara kita warga Kota Kupang harus tergeser karena permainan licik oknum yang memasukkan warga daerah lain menggunakan KTP palsu untuk mengambil kesempatan pada musim haji kali ini,” katanya.

Bisa dibayangkan ada 48 orang Calhaj warga Kota Kupang yang harus dibatalkan akibat kecurangan ini. “Saya telah minta untuk dilacak dan ditelusuri. Saya kira yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi yang sebanding dan tegas,” ungkapya.

Jonas mengaku, pada musim haji 1437 Hijriah atau di 2016 masehi ini, Kota Kupang mendapatkan kuota 159 orang dengan jumlah 64 orang jamaah laki-laki dan 95 orang jamaah perempuan.

Para calon jamaah haji itu tersebar dari 4 kecamatan dari 6 kecamatan yang ada, masing-masing Kecamatan Kelapa Lima 66 orang jamaah, Oebobo 53 orang Calhaj, Alak 23 orang Calhaj dan Kecamatan Maulafa berjumlah 17 orang.

Dia menambahkan akan mengungkap modus merekrut warga daerah lain pada pengurusan haji di Kota Kupang dengan tuntas, agar tidak lagi terjadi yang merugikan warga muslim wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini. “Jaringannya harus kita cabut dari akar-akarnya agar tidak lagi mengganggu proses pelaksanaan haji di Kota Kupang,” kata Jonas menegaskan.

Tuliskan pertanyaan dan komentar anda!

comments

Comment Closed: Calhaj asal Kota Kupang Sebanyak 48 Orang Berdokumen Palsu

Sorry, comment are closed for this post.